Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi

Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi
Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi

Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)

Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)
Ikang Fawzi menjadi Kebanggan Program MBA di FEB-UGM dan Jadi Model Iklannya, Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)

leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi

leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi
leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi
Tampilkan postingan dengan label management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label management. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Januari 2011

Leadership Mas Budi Karya PT. TIJA Terbukti Ampuh: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Marketing & Leadership Bapak Budi Karya Senior KAGAMA Kami Terbukti Ampuh (dalam Ikang dan Marissa, 2011)

Sumber: Antara

Antrean Pengunjung Dufan di Seluruh Permainan

Jakarta (ANTARA) - Antrean pengunjung di arena permainan Dunia Fantasi, Ancol Jakarta, Sabtu, terjadi di seluruh pintu masuk.

Hampir seluruh pintu masuk adanya atraksi dipenuhi oleh pengunjung baik mereka yang tua, muda maupun anak-anak. Sekitar 28 areal tempat permainan tersedia dan diperuntukan para pengunjung yang telah memiliki tiket masuk area Dunia Fantasi (Dufan), tampak antre dengan tertib.

Menurut salah seorang petugas di Dufan yang enggan disebut namanya mengatakan, kemungkinan jumlah pengunjung bisa di atas 14 ribu orang. "Jumlah pengunjung pada hari ini jumlahnya bisa melebihi 14 ribu orang, karena hari libur," katanya. Petugas tersebut mengatakan, pada hari biasa jumlah pengunjung yang datang sebanyak 7.000 orang, dimana waktu berkunjung pukul 11.00 - 18.00 WIB. Pada libur Natal dan Tahun Baru, pihak pengelola membuka waktu berkunjung lebih panjang yakni pukul 10.00 - 20.00 WIB.

Suasana beberapa area permainan sangat ramai dengan hiruk pikuk teriakan pengunjung yang menikmati permainan yang disediakan. Terutama terjadi di area permainan halilintar, kora-kora, dan ontang-anting.

Sumber: http://id.news.yahoo.com/antr/20110101/tpl-antrean-pengunjung-dufan-di-seluruh-cc08abe.html

Selasa, 14 Desember 2010

Leadership dalam Property-tainment Business Me-leverage Sustainable Business Management: Marissa Haque & Ikang Fawzi


Ikang Fawzi (Foto:Arie Yudhistira/Koran SI)
JAKARTA - Ikang Fawzi tengah bergembira. Jerih payahnya kuliah selama 1,5 tahun berbuah manis. Suami Marissa Haque ini meraih gelar MBA dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saya senang sekali akhirnya bisa dapat gelar. Saya kuliah selama 1,5 tahun. Selesainya bisa cepat karena saya serius sekali," ungkap Ikang yang dihubungi okezone, Selasa (14/12/2010).

Rocker kelahiran 23 Oktober 1959 itu mengambil judul tesis Analisa Strategi Bisnis Properti-tainment di Salah Satu Industri Bisnis Properti (studi pada PT Impian Jaya Ancol). Dia membuat tesis dengan judul demikian dengan alasan tersendiri.

"Saya pikir bisnis ini kan yang penting bisa berkelanjutan. Banyak yang berbisnis, tapi kemudian hilang. Kalau Ancol ini pernah diterpa krisis ekonomi 1998 dan 2008, tapi bisa bertahan karena dia menggunakan properti-tainment. Jadi entertainment itu untuk mempercepat recover industri properti yang sedang lesu," bebernya.

Berkat keseriusan dalam menggarap tesis setebal 300 halaman, ayah dua anak ini mendapat nilai sempurna, A. "Secara ilmiah itu memang bidang saya. Intinya, di situ saya gunakan ilmu yang saya punya. Jadi saya lama di entertain, kemudian ingin saya ilmiahkan," urainya.

Disinggung tentang kegiatan sang istri yang giat menimba ilmu, Ikang memberikan pujian.

"Wah, kalau dia sih gila sekolah. Kalau saya enggak seperti dia yang sekolah terus kayak sudah jadi makanan sehari-hari. Mungkin kalau dia di UGM mengambil dua gelar sekaligus, MBA dan hukum (MA)," katanya.(ang)

Selasa, 07 Desember 2010

Analisa Leadership di PT TIJA, 4 (Tugas Kelompok Kelas 25 A, FEB-UGM): Marissa Haque Fawzi

Dan hasil pembobotan yang didapatkan berdasarkan masing-masing kategori dan sub-kategori hasil dari indepth-interview (kualitatif) yang dikuantifikasi dengan memakai Criterium Decision Plus Student Version tool/instrument adalah sebagai berikut:

(1) Task Oriented Behaviors

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

(2) Relation Oriented Behaviors

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

(3) Change Oriented Behaviors

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Sumber: Diolah oleh Peneliti

Analisa terhadap kepemimpinan/leadership Direktur Utama PT. TIJA (Taman Impian Jaya Ancol) dalam koridor Teori The Three Dimensional Model, memperlihatkan secara garis besar gaya kepemimpinan/leadership dari subjek yang diteliti melalui tiga kelompok besar kategori besar berdasarkan limitation of factor-based taxonomies. Yaitu: (1) Task Oriented Behaviors; (2) Relation Oriented Behaviors; dan (3) Change Oriented Behaviors menunjukkan adanya kemampuan tinggi yang dimiliki Direktur Utama PT. TIJA (Taman Impian Jaya Ancol) didalam menanggulangi permasalahan/overcome the problems yang ada yang diduga diwariskan dari sebelumnya oleh senior pendahulu dalam oragnisasi perusahaan PT. TIJA (Taman Impian Jaya Ancol) lama, yang merupakan dua unsur gabungan swasta-negeri. Yaitu berupa BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yang dimiliki Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (SKI)/negeri dan PT PJA (Pembangunan Jaya Ancol)/swasta. Yang sejak awal berdirinya saat zaman Gubernur Ali Sadikin tahun 1966 dikomandani oleh tim manajemen grup Ciputra serta Pemda DKI Jakarta.

Analisa Leadership Strategic PT TIJA, 2 (Tugas Paper Kelompok FEB-UGM): Marissa Haque Fawzi

Yulk, Gordon, dan Taber (2002) menyatakan kepemimpinan/leadership dapat diteliti dengan seksama melalui tiga kelompok besar kategori besar berdasarkan limitation of factor-based taxonomies. Yaitu: (1) Task Oriented Behaviors; (2) Relation Oriented Behaviors; dan (3) Change Oriented Behaviors. Melalui a Three Dimensional Model, sejak tahun 1950 ketiga orang scholars tersebut berhasil membantu para peneliti melakukan penelitiannya terkait dengan kepemimpinan/leadership research yang sebelumnya sangat sulit karena merupakan integrasi dari multi disiplin ilmu menjadi lebih menjadi keniscayaan. Mereka melakukan pengelompokan daat serta informasi yang didapatkan berdasarkan tiga categories dan sepuluh sub-categories, yaitu: (1) Task-Oriented Behaviors; (2) Relation-Oriented Behaviors; dan (3) Change-Oriented Behaviors. Dimana keterangan dari category terhadap masing-masing sub-category dari adalah sebagai berikut:

(1) Task Oriented Behaviors
Merancang Konsep/Job Organisasi (Internal);

1. Organized work activities to omprove efficiency;
2. Plan short term operations;
3. Assign work to groups or individuals;
4. Clarify what results are expected for a task;
5. Set specific goals and standards for task performance;
6. Explain rules, policies, and SOP;
7. Direct and coordinate work activities;
8. Monitor operations and performance;
9. Resolve immediate problems that would disrupt the works.

(2) Relation Oriented Behaviors
Mengimplementasikan Job Organisasi (Internal)

1. Provide support and incouragement to someone with a difficult task;
2. Express confidence that person or group can perform a difficult task;
3. Socialize with people to build relationships;
4. Recognize contributions and accomplishments;
5. Provide coaching and mentoring when appropriate;
6. Consult with people on decisions affecting them;
7. Allow people to determine the best way to do a task;
8. Keep people informed about action affecting them;
9. Help resove conflict in a constructive way
10. Use symbols, ceremonies, rituals, and stories to build team identity;

(3) Change Oriented Behaviors
Visi ke Depan (Eksternal)

1. Monitor the external environment to detect threats and opportunities;
2. Interpret event to explain the urgent need for change;
3. Study competitors and outsiders to get ideas for improvements;
4. Envision, exciting, new possibilities for the organization;
5. Encourage people to view problems or opportunities in a different way;
6. Develop innovative new strategies, link the core competence;
7. Encourage and facilitate innovation and entrepreneurship in the
organization;
8. Experiment with new approaches for achieving objectives/goals;
9. Make symbolic changes that are consistence a anew vision or strategy;
10. Encourage and facilitate efforts to implement major change.

Kamis, 14 Oktober 2010

Leadership, Pemimpin, Kepemimpinan: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Leadership, Pemimpin, Kepemimpinan: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Kami berdua sepakat bahwa latihan kepemimpinan dimulai dari dalam rumah tangga melalui pasangan suami dan istri.

leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel

leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel
leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel

Entri Populer