Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi

Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi
Leadeship Presiden Ri Soesilo Bambang Yudhoyono & Ikang Fawzi

Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)

Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)
Ikang Fawzi menjadi Kebanggan Program MBA di FEB-UGM dan Jadi Model Iklannya, Berfikir Cara "Blue Ocean Strategy" dengan Teknik Out of the Box (Ikang Fawzi & Marissa Haque)

leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi

leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi
leadership Ikang fawzi dalam keluarga, marissa haque, bella fawzi, chikita fawzi
Tampilkan postingan dengan label Airin Rachmi Diany. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Airin Rachmi Diany. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2011

Leadership Pelatihan UKM-UMKM Jurnas.com: Marissa Haque Fawzi

March 28th, 2011 
Terimakasih banyak Bang Syam, may Allah always bless you…

ikang_fawzi_marissa_haque-kapanlagi_com_jpg
Manager Kandatel Tasikmalaya, Wahyudin kepada wartawan mengatakan, pelatihan digelar kantor pusatnya, dan jajarannya hanya menfasilitasi tempat serta peserta. Pada kegiatan ini selain berupa penyampaian materi pencerahan oleh sejumlah sumber kompeten, pihaknya mulai menyiapkan website bagi pelaku UKM sebagai ajang publikasi.

Selain beberapa tantangan lama masih mengungkungi pelaku industri UKM halnya, kemampuan SDM, inovasi produk dan akses pasar, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Wahyu Tri Rahmadi, saat ditanya terpisah memaparkan, keterbatasan akses pelaku ini terhadap fasilitas promosi atau publikasi digital adalah bagian lain dari tantangan yang di harapkan ke depan terpecahkan.

“Karenanya, kita sangat apresiasif kegiatan serupa ini sebagai kepedulian yang diharapkan lebih komprehensif memenuhi kebutuhan solusi permasalahan yang dialami pelaku UKM,” ujar Wahyu. “Saya pun yakin, melalui layanan publikasi digital gratis, sangat besar artinya bagi kalangan UKM, produk-produk unggulan lokal kita-akan terpromosikan secara luas yang tentu artinya bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” pungkas dia.
Pada pelatihan itu hadir imagineer N. Syamsuddin Ch. Haesy, sebagai motivator yang bersama imagineer Yus Ruslan Achmad memberikan materi Imagineering Mindset, Master trainer Ismeth Ali, Pemimpin Redaksi Jurnal Nasional Asro kamal Rokan, dan Marissa Haque. [nm]

Sumber: http://www.akarpadi.com/?p=1928

Leadership Chikita Fawzi di Dunia Animasi untuk Indonesia: Marissa Haque Fawzi

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Chikita Fawzi Kami yang Cantik di Trans 7 (8 April 2011)

April 15th, 2011
leadership-ikang-fawzi-dalam-keluarga-marissa-haque-bella-fawzi-chikita-fawzi

“Marissa Haque & Ikang Fawzi: Chikita Fawzi Bungsu Kami Terpilih di Trans 7 sebagai 7 Perempuan Indonesia Mendunia 2011″

Subhanallaaaah… tadi sore di kantor kapanlagi.com di Kuningan Jakarta selatan video rekaman Trans 7 tersebut di atas diputar. Sekedar memberitahu teman-teman media dan manajemen  kapanlagi.com bahwa keluarga kami–Ikang Fawzi dan Marissa Haque–sangat mencintai keluarga dan berharap selalu yag terbaik saja untuk setiap anggota dari keluarga kami.


Sumber:
http://lp3i-marissahaque-ikangfawzi.blogspot.com/

http://marissahaque-ikangfawzi-kapanlagi.blogspot.com/

Ps: Special thanks to Mas Guntur Subagja dan Koran Republika

Brand Leadership Angelina Sondakh: Marissa Haque Fawzi

BRAND Relevan dan yang Tidak Relevan
“A brand is no longer the thing what you mention, but it is what the consumer talk about”
marissa-haque-fawzi-angelina-sondakh-massaid-knpi-bojonegoro-jatim-2005

Pencitraan di dalam perpolitikan Indonesia semakin menjadi marak, terutama ketika pimpinan tertinggi negeri ini dianggap melakukannya demi melancarkan pengaruh citra seperti apa yang dikenhendakinya. Sementara dari politisi yunior terlihat ada Angelina Sondakh dengan ilmu yang diadopsinya dari FISIP-UI jurusan Komunikasi. Kepiawaiannya memainkan isu di media masa member nilai tambah bagi kehadirannya. Saya katakana kepada Bella (Isabella Fawzi) sulungku yang kini juga sedang menuntut ilmu di tempat sama (FISIP UI jurusan Ilmu Komunikasi) agar lebih banyak memperhatikan langkah Angie dalam mengelola komunikasi politiknya. Saya tambahkan lagi dengan keterangan bahwa dia berhasil menyeruak among the crowds, baik di dalam Partai Demokrat sendiri maupun menjadi artis ‘baru’—karena Angie sendiri bukan artis dalam arti sebenarnya karena sebelumnya ‘hanya’ menjadi Putri Indonesia yang cerdas-muda-berpolitik.

Satu hal yang menjadi kunci utama dalam menyeruak among the crowds itu, bahwa konsistensi yang mengalir serta tidak kaku akan diuji oleh berjalannya waktu. Bahwa kehadirannya dalam medium infotainment hanya boleh dilakukan dalam jangka waktu pendek, dimana selebihnya harus melakukan paradigm shift pada wilayah medium lebih serius lainnya, semisal bicara mengenai teknik jalan keluar dari kisruh PSSI, Ujian Nasional dan kehadiran CAFTA pada dunia pariwisata Indonesia. Karena isunya dulu Angie adalah salah satu calon Menteri pengganti Pak Jero Wacik dalam periode yang akan datang.

Perihal kiprah Angie ke dunia tarik suara (rekaman), saya menyambut positif. Hanya pesanku, bilaman merasa kurang atau tidak cocok, jadikan hal tersebut sebagai yang pertama dan yang terakhir. Saya pribadi pernah mencoba masuk dapur rekaman yang kemudian saya sesali ‘habis-habisan.’ Saya menerima tawaran menyanyi karena saat itu yang menawarkan adalah salah satu perjaka ganteng Indonesia yang sedang naik daun bernama Fariz RM—konon khabarnya saat itu sedang jatuh hati padaku. Dan memang setelahnya saya memilih calon suami yang penyanyi namun sekolahnya betul serta rajin ibadahnya plus dari keturunan baik-baik. Nah… yang saya khawatirkan kegiatan Angie dalam hal menyanyi menjadi hal yang tidak relevan bila dikaitkan dengan koridor Ilmu Marketing Management. Jangan sampai juga kelak Angie menjadi bulan-bulanan masyarakat dan media sehinga menjadi output yang kontra produktif karena diperbandingkan dengan keprofesionalan vocal Reza mantan istri Adjie Massaid yang memang terkenal sexi serta berkarakter kuat sebagai salah seorang Diva Indonesia. Namun sebagai sebuah kenang-kenangan bagi keluarga mungkin tidak ada salahnya memang… 

Ayo bangkit Angie…kamu belum menjadi salah seorang Menteri Pariwisata tercantik dari Indonesia. Go for the best my sister in faith… I am so proud of you!

Sumber: http://marissahaque.blogdetik.com/tag/marissa-haque/

Sabtu, 01 Januari 2011

Leadership Mas Budi Karya PT. TIJA Terbukti Ampuh: Ikang Fawzi & Marissa Haque

Marketing & Leadership Bapak Budi Karya Senior KAGAMA Kami Terbukti Ampuh (dalam Ikang dan Marissa, 2011)

Sumber: Antara

Antrean Pengunjung Dufan di Seluruh Permainan

Jakarta (ANTARA) - Antrean pengunjung di arena permainan Dunia Fantasi, Ancol Jakarta, Sabtu, terjadi di seluruh pintu masuk.

Hampir seluruh pintu masuk adanya atraksi dipenuhi oleh pengunjung baik mereka yang tua, muda maupun anak-anak. Sekitar 28 areal tempat permainan tersedia dan diperuntukan para pengunjung yang telah memiliki tiket masuk area Dunia Fantasi (Dufan), tampak antre dengan tertib.

Menurut salah seorang petugas di Dufan yang enggan disebut namanya mengatakan, kemungkinan jumlah pengunjung bisa di atas 14 ribu orang. "Jumlah pengunjung pada hari ini jumlahnya bisa melebihi 14 ribu orang, karena hari libur," katanya. Petugas tersebut mengatakan, pada hari biasa jumlah pengunjung yang datang sebanyak 7.000 orang, dimana waktu berkunjung pukul 11.00 - 18.00 WIB. Pada libur Natal dan Tahun Baru, pihak pengelola membuka waktu berkunjung lebih panjang yakni pukul 10.00 - 20.00 WIB.

Suasana beberapa area permainan sangat ramai dengan hiruk pikuk teriakan pengunjung yang menikmati permainan yang disediakan. Terutama terjadi di area permainan halilintar, kora-kora, dan ontang-anting.

Sumber: http://id.news.yahoo.com/antr/20110101/tpl-antrean-pengunjung-dufan-di-seluruh-cc08abe.html

Kamis, 16 Desember 2010

Leadership Pemuda Tangsel Melalui Alfian Mujahidin: Marissa Haque & Ikang Fawzi

PITA Tangsel

Lahir dari sebuah keprihatinan para pemuda Tangerang Selatan terhadap proses demokrasi yang berjalan di Provinsi Banten khususnya Kota Tangerang Selatan. Para pemuda melihat kondisi di kota baru memerlukan peran serta semua pihak untuk mengawal proses transisi pemerintahan sehingga menjadi pemerintahan yang definitif dengan prinsip Bersih, Transparan dan Profesional (BTP).

Keprihatinan ini terwujud pada diskusi non formal yang digagas beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terhimpun di KNPI Tangerang Selatan dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Kota Tangerang Selatan, yang kemudian termanifestasikan dalam sebuah gerakan “Pemuda Integritas Tangerang Selatan” (PITA SELATAN).

Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Kemasyarakatan yang tergabung di PITA SELATAN, antara lain Gerakan Pemuda Al-Wasliyah, Gerakan Pemuda Ansor, Pelajar Islam Indonesia (PII), Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMABUDHI),Pemuda Katolik, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Alwasliyah (IPA Alwasliyah) GARUDA KPPRI, FKPPI 2708, Himpunan Mahasiswa Kota Tangerang Selatan (HIMAKOTAS), PEMUDA DEMOKRAT, Himpunan Remaja Masjid Tangerang Selatan (HIRMATS),Generasi Muda Persatuan (GMP), Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM TANGSEL), FKGM-NU, Ikatan Masyarakat Peduli Tangsel (IMPAS), Aliansi Fasilitator Nusantara (Alif Nusa), Local Goverment Studies (Logos), Gema Aswaja, Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII). Forum Komunikasi Kaum Muda Ciputat (FK2MC)

Maka pada tanggal 17 Juni 2010 di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah, lahirlah PITA SELATAN yang di deklarasikan pada acara Diskusi Publik bertema “Peran dan Sikap Pemuda dalam Menyikapi Pemilukada Tangerang Selatan”.
Salam Integritas,
Alfian Mujahidin

Sekjen Presidium PITA SELATAN

Selasa, 14 Desember 2010

Leadership dalam Property-tainment Business Me-leverage Sustainable Business Management: Marissa Haque & Ikang Fawzi


Ikang Fawzi (Foto:Arie Yudhistira/Koran SI)
JAKARTA - Ikang Fawzi tengah bergembira. Jerih payahnya kuliah selama 1,5 tahun berbuah manis. Suami Marissa Haque ini meraih gelar MBA dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saya senang sekali akhirnya bisa dapat gelar. Saya kuliah selama 1,5 tahun. Selesainya bisa cepat karena saya serius sekali," ungkap Ikang yang dihubungi okezone, Selasa (14/12/2010).

Rocker kelahiran 23 Oktober 1959 itu mengambil judul tesis Analisa Strategi Bisnis Properti-tainment di Salah Satu Industri Bisnis Properti (studi pada PT Impian Jaya Ancol). Dia membuat tesis dengan judul demikian dengan alasan tersendiri.

"Saya pikir bisnis ini kan yang penting bisa berkelanjutan. Banyak yang berbisnis, tapi kemudian hilang. Kalau Ancol ini pernah diterpa krisis ekonomi 1998 dan 2008, tapi bisa bertahan karena dia menggunakan properti-tainment. Jadi entertainment itu untuk mempercepat recover industri properti yang sedang lesu," bebernya.

Berkat keseriusan dalam menggarap tesis setebal 300 halaman, ayah dua anak ini mendapat nilai sempurna, A. "Secara ilmiah itu memang bidang saya. Intinya, di situ saya gunakan ilmu yang saya punya. Jadi saya lama di entertain, kemudian ingin saya ilmiahkan," urainya.

Disinggung tentang kegiatan sang istri yang giat menimba ilmu, Ikang memberikan pujian.

"Wah, kalau dia sih gila sekolah. Kalau saya enggak seperti dia yang sekolah terus kayak sudah jadi makanan sehari-hari. Mungkin kalau dia di UGM mengambil dua gelar sekaligus, MBA dan hukum (MA)," katanya.(ang)

leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel

leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel
leadership achmad suwandhi dan marissa haque di tangsel

Entri Populer